Setiap anak kecil usia sekolah dasar biasanya paling akrab dengan keju. Keju merupakan salah satu gizi yang banyak diperlukan oleh usia anak yang masih dalam pertumbuhan. Keju mengandung kalsium protein dan fosfor dalam jumlah banyak karena keju merupakan konsentrat dari susu. Profil asam aminonya juga lengkap sehingga berperan dalam sintesis protein untuk pembangunan jaringan otot, metabolisme sel-sel tubuh dan tulang. Keju tidak hanya dibutuhkan anak kecil, kita yang dewasa jg membutuhkannya.
Banyak keterangan-keterangan asal mula keju itu berasal yaitu Yunani Romawi Kuno tapi demi makanan yang menyehatkan tersebut banyak negara yang mencoba produksi keju sehingga keju menjadi suatu panganan yang memiliki penikmat tersendiri.Tahun 2012 ini ada kabar baik untuk para penikmat keju, dari acara World Championship Cheese Contest yaitu kontes kejuaran keju tertua di dunia tahun ini di Wisconsin memilih keju yang rendah lemak hasil inovasi terbaru dari Negeri Kincir Angin ini yaitu Keju Creme de la creme (atau fromage du fromage) yang merupakan Vermeer Gouda Belanda dari FrieslandCampina. Keju ini berhasil mengalahkan dua keju asal Swiss yaitu dengan catatan Swiss sudah empat kali memenangkan kejuaraan keju ini. Sudah tidak sabar menanti kehadiran sang keju di Indonesia ini. Andaikan Indonesia bisa memanfaatkan aneka hewani yang memiliki manfaat untuk dibuat keju mungkinkah suatu saat nanti inovator Indonesia akan menjadi saingan Fromage du fromage. Belajar membuat keju dari negara pemenang adalah salah satu langkah terbaik untuk menjadi seorang inovator negara ini.
#adiendhut
(Source: Fromage du fromage)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar